Berita Trending Harian – Liverpool ternyata pernah melakukan upaya transfer senilai €100 juta untuk mendapatkan pemain sayap berbakat, Khvicha Kvaratskhelia. Namun, operasi transfer ambisius ini pada akhirnya gagal terwujud. Kegagalan ini terjadi beberapa bulan sebelum Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mengamankan tanda tangan pemain asal Georgia tersebut dari Napoli pada bursa transfer Januari lalu.1
Rencana Transfer Khvicha Kvaratskhelia yang Tertunda
Menurut laporan dari Sky Italia, Liverpool sebenarnya telah mengajukan tawaran sebesar €100 juta atau sekitar £83 juta (setara $104 juta) kepada Napoli untuk merekrut Kvaratskhelia. Tawaran ini diajukan jauh sebelum sang pemain menyelesaikan kepindahannya ke klub raksasa Prancis, PSG. Menariknya, klub berjuluk The Reds ini tidak berniat untuk segera mendatangkan pemain sayap Georgia tersebut ke Anfield. Liverpool memiliki rencana yang lebih strategis, yaitu membiarkan Kvaratskhelia tetap bermain untuk Napoli selama musim 2024/25. Tujuan utama mereka adalah untuk membawa Kvaratskhelia ke Anfield pada jendela transfer musim panas tahun 2025. Ini menunjukkan visi jangka panjang Liverpool dalam membangun skuad mereka dan mengamankan pemain-pemain muda berbakat untuk masa depan klub.
Penolakan Napoli dan Keberhasilan PSG dalam Perburuan Khvicha Kvaratskhelia
Sayangnya, tawaran ambisius dari Liverpool tersebut ditolak mentah-mentah oleh pihak Napoli. Klub asal Italia tersebut pada saat itu sangat bertekad untuk mempertahankan pemain bintang mereka, Kvaratskhelia. Penolakan ini tentu menjadi pukulan telak bagi Liverpool yang telah menyusun rencana matang untuk memboyong pemain berusia 24 tahun tersebut.
Selain Liverpool, PSG juga diketahui telah menunjukkan minat yang kuat pada Kvaratskhelia sejak musim panas sebelumnya. Bahkan, PSG juga mengajukan tawaran kepada sang pemain pada periode tersebut. Namun, Kvaratskhelia dikabarkan menolak tawaran dari PSG pada musim panas lalu. Sebelum akhirnya menerima pinangan klub ibu kota Prancis tersebut enam bulan kemudian.
Pada bursa transfer Januari, Liverpool dikabarkan siap untuk kembali bersaing dengan juara bertahan Ligue 1, PSG, dalam perburuan tanda tangan Kvaratskhelia. Namun, meskipun memiliki minat yang kuat, klub yang bermarkas di Anfield tersebut pada akhirnya tidak pernah mengajukan tawaran formal kepada Napoli. Hal ini membuka jalan bagi PSG untuk bergerak cepat dan berhasil menyelesaikan transfer Kvaratskhelia pada Januari lalu. Mengungguli minat dari klub-klub top Eropa lainnya termasuk Liverpool.
Performa Awal Khvicha Kvaratskhelia Bersama PSG
Sejak kepindahannya ke Paris pada bulan Januari, Kvaratskhelia telah menunjukkan performa yang cukup menjanjikan bersama PSG. Pemain yang kini berusia 24 tahun tersebut telah tampil dalam 10 pertandingan di semua kompetisi untuk tim asuhan Luis Enrique. Dalam periode tersebut, Kvaratskhelia berhasil mencatatkan dua gol dan memberikan tiga assist bagi rekan-rekannya. Kontribusi awal ini menunjukkan bahwa Kvaratskhelia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain kunci di lini serang PSG dan membantu klub meraih kesuksesan di berbagai ajang.
Langkah Selanjutnya bagi Khvicha Kvaratskhelia di PSG
Kvaratskhelia terus menjadi andalan di tim utama PSG. Ia bahkan masuk dalam susunan pemain inti PSG dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan tim asuhan Arne Slot. Selanjutnya, Kvaratskhelia dijadwalkan akan kembali beraksi membela PSG dalam pertandingan Ligue 1 melawan Rennes pada hari Sabtu mendatang. Peran Kvaratskhelia diperkirakan akan semakin penting bagi PSG seiring berjalannya musim ini. Terutama dalam upaya mereka meraih gelar juara di kompetisi domestik dan Eropa. Kegagalan Liverpool dalam mendapatkan Kvaratskhelia mungkin menjadi penyesalan, namun PSG kini menikmati buah dari keberhasilan mereka mengamankan pemain berbakat ini.
BACA JUGA : Pembaruan Kondisi Cody Gakpo: Liverpool Cemas Menanti Kebugaran Sang Penyerang