Reaksi Keras Pep Guardiola Terhadap Keputusan Wasit
Berita Trending Harian – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengungkapkan apa yang ia katakan kepada wasit Simon Hooper setelah ia dengan marah menghadapi para ofisial menyusul hasil imbang timnya melawan Brighton. Insiden ini terjadi setelah wasit memberikan kartu kuning kepada pemain sayap City, Jeremy Doku, karena dianggap melakukan diving setelah berduel dengan pemain Brighton, Jan Paul van Hecke.1
Penjelasan Pep Guardiola Mengenai Potensi Bahaya Tekel
Guardiola sangat kecewa dengan keputusan tersebut dan menekankan bahwa jika pemain internasional Belgia itu tidak melompat untuk menghindari tekel, ia berpotensi mengalami cedera patah kaki. Mantan pelatih Barcelona itu merasa bahwa tekel yang dilakukan Van Hecke adalah pelanggaran yang jelas dan Doku melompat semata-mata untuk melindungi dirinya dari bahaya.
Isi Pembicaraan Guardiola dengan Wasit
Setelah pertandingan usai, Guardiola menjelaskan apa yang ia sampaikan kepada wasit. “Jika dia tidak melompat, dia bisa patah kakinya. Jatuh di atas rumput itu adalah tekel dan dia melompat sehingga tidak ada kontak. Jeremy bukanlah pemain yang suka melakukan diving. Mereka seharusnya tahu itu, tetapi inilah kenyataannya. Kami tidak menang atau kalah karena keputusan-keputusan itu. Saya mengatakan kepada wasit bahwa jika dia tidak melompat, dia bisa ditendang dengan keras. Dia melompat untuk melindungi dirinya sendiri, tetapi itu tidak masalah, jangan tanya saya tentang itu,” ujar Guardiola dengan nada frustrasi.
Gambaran Lebih Besar dari Hasil Pertandingan
Pertandingan antara Manchester City dan Brighton berakhir dengan skor imbang 2-2 di Stadion Etihad pada hari Sabtu. Hasil ini menempatkan tim asuhan Guardiola di posisi kelima klasemen sementara Liga Primer Inggris, di mana mereka sedang berjuang untuk mengamankan tempat di Liga Champions musim depan. Guardiola mengakui bahwa timnya merasakan tekanan dalam persaingan yang semakin ketat.
Tekanan dalam Perburuan Gelar dan Liga Champions
“Sembilan pertandingan tersisa dan sembilan final. Inilah kenyataannya. Saya pikir persaingan akan berlangsung hingga akhir. Saya selalu percaya diri. Di beberapa momen saya ragu, tetapi saya selalu berusaha menemukan cara yang tepat. Anda bisa merasakan tekanan di stadion. Kami harus bermain lebih baik dan para penggemar sangat menginginkannya. Semua orang merasakannya,” tambah Guardiola, menggambarkan intensitas persaingan di sisa musim ini.
Langkah Manchester City Selanjutnya
Setelah jeda internasional, Manchester City akan melakukan perjalanan ke markas Bournemouth untuk pertandingan perempat final Piala FA pada tanggal 30 Maret. Pertandingan ini akan menjadi ujian penting lainnya bagi City dalam upaya mereka meraih trofi di musim ini.
BACA JUGA : Cedera ACL Paul Arriola Menimpa Seattle Sounders, Musim Kemungkinan Berakhir