Berita Trending Harian – Gelandang Real Madrid, Jude Bellingham, menerima peringatan kartu merah yang tegas dari pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, setelah ia lolos dari hukuman pengusiran dalam pertandingan kemenangan Inggris atas Latvia. Insiden ini terjadi dalam laga yang berlangsung di Wembley, di mana Inggris berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 3-0.1
Rangkuman Pertandingan Inggris Melawan Latvia
Pertandingan tersebut diwarnai dengan gol-gol dari Harry Kane, Reece James, dan Eberechi Eze yang memastikan kemenangan bagi The Three Lions. Namun, sorotan utama tertuju pada Jude Bellingham. Gelandang muda berbakat ini sudah mengantongi kartu kuning di babak pertama akibat tekel telat. Pada menit ke-56, Bellingham kembali melakukan tekel berisiko terhadap pemain Latvia, Raivis Jurkovskis. Banyak yang menilai tekel tersebut layak berbuah kartu kuning kedua, yang berarti kartu merah bagi Bellingham.
Implikasi Potensial dan Reaksi Thomas Tuchel
Menyadari potensi bahaya bermain dengan sepuluh pemain, Tuchel dengan cepat mengambil tindakan dengan menarik keluar Bellingham dan menggantikannya dengan Phil Foden. Setelah pertandingan usai, Tuchel mengakui bahwa kartu kuning pertama yang diterima Bellingham bisa diperdebatkan. Namun, ia juga tidak menyangkal bahwa tekel kedua Bellingham memang berpotensi menghasilkan kartu kuning lainnya.
Komentar Thomas Tuchel Mengenai Insiden Bellingham
“Saya pikir kartu kuning pertama sedikit keras karena dia [Bellingham] sedang melakukan dribbling dan tiba-tiba kami mendapat kartu kuning. Rasanya aneh saat jeda babak pertama kami sudah memiliki kartu kuning sementara lawan belum satu pun,” ujar Tuchel kepada wartawan.
“Tetapi yang kedua itu mungkin saja [kartu kuning]. Itu akan menjadi keputusan yang keras, tetapi kami langsung menggantinya. Kami melihat upaya besar yang Jude lakukan di pertandingan pertama dan dia tampak tidak terlalu segar dalam pengamatan saya. Tetapi pergantian pemain, saya tidak ingin mengambil risiko [kartu merah], jadi saya menariknya keluar.”
Analisis Tambahan Terhadap Performa Inggris
Meskipun meraih kemenangan telak, Tuchel mengakui bahwa performa Inggris secara keseluruhan masih memiliki ruang untuk perbaikan. Ia menyatakan bahwa pertandingan melawan Latvia tidaklah mudah, meskipun timnya mampu menciptakan sejumlah peluang bagus. Tuchel merasa senang dengan sikap, energi, dan keinginan para pemainnya. Ia yakin timnya akan terus berkembang dan mencapai level yang diinginkan. Tuchel juga menyoroti statistik positif dari dua pertandingan terakhir Inggris, yaitu dua kemenangan, dua clean sheet, dan tidak memberikan peluang besar kepada lawan.
Agenda Pertandingan Inggris Selanjutnya di Bawah Tuchel
Langkah selanjutnya bagi Tuchel sebagai pelatih kepala Inggris adalah menghadapi kualifikasi Piala Dunia melawan Andorra. Setelah itu, mereka akan melakoni pertandingan persahabatan melawan Senegal di City Ground, markas Nottingham Forest, masing-masing pada tanggal 7 dan 10 Juni. Dengan dua kemenangan di awal kepemimpinannya, pelatih asal Jerman ini akan berusaha untuk mempertahankan rekor sempurnanya sambil terus menyempurnakan performa skuadnya.
BACA JUGA : Minat Real Madrid pada Dean Huijsen Meningkat, Persaingan dengan Chelsea Semakin Ketat