Berita Trending Harian – Thomas Frank, Tottenham Manager, mengakui bahwa fans memiliki alasan kuat untuk meluapkan kekecewaan mereka dengan ejekan setelah timnya kalah 0-1 dari Bournemouth. Kekalahan tersebut memutus catatan tak terkalahkan Spurs di awal musim Premier League. Sebelumnya, Frank sukses membawa Tottenham meraih kemenangan meyakinkan atas Burnley dan Manchester City, namun performa mereka menurun saat bertemu Bournemouth.1
Dalam pertandingan tersebut, Tottenham kesulitan menciptakan peluang. Satu-satunya kesempatan emas hadir pada menit ke-69 ketika sepakan Lucas Bergvall berhasil digagalkan kiper lawan, Djordje Petrovic. Minimnya kreativitas di lini serang membuat The Lilywhites gagal menembus pertahanan rapat Bournemouth.
Tottenham Manager Akui Kelemahan Kreativitas Tim
Dalam konferensi pers usai laga, Tottenham Manager menegaskan bahwa kekalahan ini membuka mata tim terhadap kelemahan yang harus segera dibenahi. Bukan hanya soal kurangnya kedalaman skuad, tetapi juga adaptasi terhadap gaya bermain lawan yang berbeda-beda.
“Ini bukan sekadar soal memperkuat skuad, melainkan bagaimana kami bisa bermain baik dalam berbagai situasi,” kata Frank. Menurutnya, Spurs perlu membangun fleksibilitas taktik agar mampu bersaing di Premier League sekaligus kompetisi Eropa.
Tantangan Tottenham Menuju Liga Champions
Kekalahan dari Bournemouth menjadi alarm penting bagi Spurs, apalagi mereka akan segera tampil di Liga Champions. Kompetisi tersebut menuntut konsistensi tinggi dan kemampuan menghadapi tim dengan filosofi bermain beragam.
Sebagai Tottenham Manager, Frank menyadari bahwa tekanan bukan hanya datang dari lawan, tetapi juga dari suporter yang menginginkan timnya kembali berjaya di panggung Eropa. Kekalahan semacam ini bisa menjadi pelajaran penting agar Spurs tidak mengulang kesalahan yang sama saat menghadapi tim besar lainnya.
Xavi Simons Jadi Harapan Baru Tottenham
Di tengah sorotan, Thomas Frank tetap optimistis dengan masa depan timnya. Ia menaruh kepercayaan besar pada rekrutan baru, Xavi Simons. Pemain muda asal Belanda itu diyakini mampu menambah kualitas di lini serang Tottenham.
Simons dikenal sebagai pemain yang kreatif, mampu menciptakan peluang dari situasi sulit, dan bisa menjadi pembeda di laga-laga ketat. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan dimensi baru bagi Tottenham Style of Play, terutama ketika tim membutuhkan inspirasi serangan di lini depan.
Sejarah Ejekan Fans Tottenham
Bukan pertama kali suporter Spurs meluapkan kekecewaan mereka. Dalam sejarahnya, Tottenham fans dikenal vokal ketika tim tampil di bawah ekspektasi. Bahkan di era sebelumnya bersama Antonio Conte dan Nuno Espírito Santo, ejekan suporter kerap terdengar di Tottenham Hotspur Stadium saat performa tim menurun.
Namun, situasi ini juga menunjukkan betapa besar ekspektasi yang diletakkan pada Tottenham Manager saat ini. Publik menuntut agar Spurs tidak hanya kompetitif di liga domestik, tetapi juga kembali diperhitungkan di Eropa.
Kesimpulan: Tottenham Manager Janji Bangkit
Thomas Frank selaku Tottenham Manager mengakui kritik dari fans usai kekalahan melawan Bournemouth. Ia menegaskan bahwa tim harus lebih kreatif, adaptif, dan konsisten agar bisa menghadapi tantangan besar musim ini, termasuk di Liga Champions. Dengan kedatangan Xavi Simons, Frank optimistis Spurs bisa segera bangkit dan kembali memberikan kebanggaan untuk para suporter.
Baca juga : https://e-linesport.com/arsenal-hadapi-liverpool-cedera-pemain/